Senin, 30 Juni 2014

Saat Diam Menjadi Sahabat Sejati

Saat diam menjadi sahabat sejati...
Saat itulah, semua menjadi hanya sebuah mimpi....
Berlari pun hanya akan menghilangkan sejenak, namun tak dapat menyembuhkan.
Dan hanya diam yang mampu untuk di lakukan....

Bukan ta peduli pada mereka, tapi mereka yang seakan tak peduli akan ku.
Bukan tak ingin melihat kebahagiaan mereka, tapi mereka yang tak tahu bagimana cara membuat ku bahagia.
Aku takut akan dunia, karena seolah mereka mentertawakan hidupku....
karena itu...Ingin ku ciptakan dunia ku, dimana hanya ada aku, dan impian serta khayalanku.....

Dalam diam yang seakan telah menjadi sahabat sejati ku, tersimpan lautan airmata yang sering tertuang di alas tidur ku.....tersimpan kesunyian jiwa, yang sering tertuang dalam kisah kertas ku, yang ku isi, ku baca dan ku buang jauh, hingga tak ada seorang pun yang tahu akanku....

Raga ini dapat mereka tatap, dapat mereka sentuh, dan dapat mereka dekap... tapi tidak dengan hati ini.

Ku biarkan diam menjadi sahabat sejatiku, karena hanya dengan itu, aku dapat meyembunyikan hati ku. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar