Senin, 30 Juni 2014

prakata

Untuk siapapun yang membaca isi dari blog ini...
ini hanyalah sedikit ketikan ku tentang aku, hidupku dan dunia ku....aku tak pernah mengharap iba hanya ingin berbagi cerita.

bukan itu

Saat Diam Menjadi Sahabat Sejati

Saat diam menjadi sahabat sejati...
Saat itulah, semua menjadi hanya sebuah mimpi....
Berlari pun hanya akan menghilangkan sejenak, namun tak dapat menyembuhkan.
Dan hanya diam yang mampu untuk di lakukan....

Bukan ta peduli pada mereka, tapi mereka yang seakan tak peduli akan ku.
Bukan tak ingin melihat kebahagiaan mereka, tapi mereka yang tak tahu bagimana cara membuat ku bahagia.
Aku takut akan dunia, karena seolah mereka mentertawakan hidupku....
karena itu...Ingin ku ciptakan dunia ku, dimana hanya ada aku, dan impian serta khayalanku.....

Dalam diam yang seakan telah menjadi sahabat sejati ku, tersimpan lautan airmata yang sering tertuang di alas tidur ku.....tersimpan kesunyian jiwa, yang sering tertuang dalam kisah kertas ku, yang ku isi, ku baca dan ku buang jauh, hingga tak ada seorang pun yang tahu akanku....

Raga ini dapat mereka tatap, dapat mereka sentuh, dan dapat mereka dekap... tapi tidak dengan hati ini.

Ku biarkan diam menjadi sahabat sejatiku, karena hanya dengan itu, aku dapat meyembunyikan hati ku. 


tentang ku

Aku terlahir dengan segala kelebihan dan kekurangan yang sampai detik ini harusnya ku syukuri adanya... mungkin bagi sebagian mereka, terlahir sebagai "cewek tomboy" adalah sebuah kabahagiaan....tapi tidak untukku....

Di usia ku yang saat ini mendekati kepala 3, aku masih belum dipertemukan Tuhan dengan pasangan hidup ku. pernah rasa takut menghantui ku... apakah aku akan sendiri selamanya??? tapi segera ku tepis rasa takut itu, dengan satu keyakinan... Tuhan menciptakan segala sesuatunya berpasangan.

Sampai akhirnya, tak lagi ku biarkan fikiran itu merusak senyumku.... ku biarkan khayalan itu terbang bebas dalam pekerjaan ku...ku sibukkan diriku untuk mengejar impian impian dunia ku, memikirkan kebahagiaan orang tua ku, dan mencoba untuk menutupi sedih itu dengan seolah tak ada tangis di hati ku.

Meski kadang, dalam diam dan kesendirian, rasa itu selalu terus dan terus menghantui dan menyakiti ku.

Aku bukanlah orang yang mudah untuk jatuh cinta, karena trauma ku tak bisa ku hapus hingga kini, yaa...trauma....pertama kali aku merasakan bagaimana rasanya di cintai, saat itu pula aku harus merasakan, bagaimana rasanya ketika cinta itu tak di restui.....

Tak ada guna aku sesali, tapi hal itu telah membuat ku takut untuk kembali bermimpi.

Aku bahkan mencoba untuk menutup diri dari rasa itu, karena aku tak mau sakit untuk kedua kali....sampai hatiku mengatakan, biarkan mereka menguasai dirii mu, karena sebenarnya, kau tak punya hak atas dirimu.
biarkan mereka menentukan jalanmu, karena mungkin itu yang terbaik untukmu.

entah sampai kapan aku akan seperti ini, semua suratan sudah tertulis di garis tangan, dan aku hanya perlu percaya dan terus meyakini....semua akan indah pada waktunya.....